Tuesday, May 31, 2016

PANGLIMA SAGOE TGK DICUKOE IKRAR TUNGGU PERINTAH PIMPINAN

Menyikapi beberapa polimik yang terjadi dalam internal Partai Aceh dewasa ini Panglima Sagoe Teungku Dicukoe Daerah III Bireuen ketika ditemui oleh reporter BCC di kediamannya menyatakan tetap setia dan konsisten terhadap perintah pimpinan, kami jajaran KPA/PA Sagoe Teungku Dicukoe tidak terpengaruh dengan isu isu politik semasa yang menyeret kami dalam jurang perpecahan sesama anggota kami dilapangan, biarlah pimpinan kami menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi tanpa intervensi siapapun.

Muhammad Amin merupakan senior dalam organisasi KPA dan menjabat sebagai Panglima Sagoe Teungku Dicukoe sangat menyesalkan atas terjadinya beberapa insiden yang menyebabkan perpecahan dalam tubuh KPA/PA Bireuen, apalagi insiden tersebut dikaitkan dengan terjadinya dualisme calon bupati yang akan diusung oleh Partai Aceh di Pilkada 2017 nanti. Semua pihak kita harap dapat menahan diri sampai ada pengumuman resmi dari pimpinan Partai, seharusnya kita dapat mengikuti pada mekanisme yang ada dan tidak bertindak anarkis  sebelum pimpinan Partai Aceh mengumumkan secara resmi siapa yang layak untuk maju sebagai calon bupati Bireuen dari fraksi Partai Aceh pada pilkada mendatang, tutur Muhammad Amin.

Jangan tunjukkan citra yang tidak baik pada masyarakat apalagi sampai bersikap anarkis, KPA masih satu payung dan masih mempunyai orang tua yang harus ditanyakan pendapat mereka, seluruh anggota KPA masih bersaudara seperti zaman konflik dulu, jangan hanya karena kepentingan politik sesaat kita sudah saling bermusuhan.
Panglima Sagoe Teungku Dicukoe sangat berharap supaya pimpinan segera mengambil suatu sikap supaya tidak terjadinya perpecahan dikalangan anggota KPA Bireuen, karena sumber permasalahan sebenarnya hanya karena masih mengambangnya siapa calon bupati Bireuen yang akan diusung dari fraksi Partai Aceh pada pilkada Bireuen 2017 nanti.

0 comments:

Post a Comment