Menyikapi maraknya para elit politik yang lompat pagar alias cari partai lain setelah menempah nama dan kewibawaan melalui partai sebelumnya yang membesarkan para elit politik baik di tingkat politikus daerah maupun elit politik tingkat pusat membuat Rusyidi Mukhtar ikut prihatin dengan kondisi tersebut, mengingat sebelumnya elit politik berkenaan pernah dibesarkan namanya dan diberi kepercayaan oleh partai tempatnya bernaung untuk memimpin, namun sayang setelah kekuasaan didapatkan, nama menjadi besar dan kemewahan dalam genggaman semua itu seakan tidak memberi bekas loyalitas terhadap partai yang membesarkan mereka, ini menjadi masalah mendasar bagi partai politik yang ingin mengusung sosok calon untuk menduduki tempat tempat strategis dalam pemerintahan dan jabatan struktural partai.
Begitu juga yang terjadi dalam politik kepartaian hari ini, dimana berbondong bondongnya para kader suatu partai yang pindah ke partai lain dikarenakan hasrat dan keinginan untuk mencari tempat yang lebih besar, padahal sebelumnya mereka tidak pernah dikenal oleh publik, lalu partai memberikan mereka posisi strategis untuk memimpin jabatan struktural partai politik, namun begitu nama mereka sudah tersembul dan dikenal oleh publik mereka ingin memilih jalan sendiri tanpa memikirkan partai politik yang pernah dinaungi sebelumnya, ini menandakan bahwa sikap loyalitas para kader partai politik patut dipertanyakan.
Ceulangiek menambahkan lagi bahwa seharusnya para kader partai politik tidak seperti kacang lupa pada kulitnya, sehingga apa yang terjadi bisa menyebabkan persatuan dan kesatuan suatu partai politik berada diambang kehancuran, seharusnya para elit partai dan para kader partai ditingkat atas memikirkan akibat politik lompat pagar yang mereka lakukan dengan tanpa memikirkan apa yang telah partai berikan kepada mereka sehingga nama dan kekuasaan dapat mereka miliki seperti hari ini, para elit politik dan kader partai diharapkan bisa menjadi contoh yang baik kepada bawahan mereka, sehingga tidak menjadi kebiasaan apabila jabatan sudah didapat, kekuasaan dalam genggaman dan dikelilingi oleh kemewahan maka para elit partai politik akan mencari kendaraan politik lain untuk mencapai hasrat nafsu mereka.(cas)
0 comments:
Post a Comment